Selamat Datang di Website Unit Jaminan Mutu STMIK IBBI
Ing Ngarso Sung Tulodho | Ing Madya Mangun Karso | Tut Wuri Handayani

 

 
  • RUANG LINGKUP
  • MODEL DASAR
  • MEKANISME

RUANG LINGKUP PENJAMINAN MUTU

Penjaminan mutu di STMIK IBBI dilakukan terhadap berbagai kegiatan. Tahap awal diarahkan pada menjaminan mutu akademis yang meliputi mutu pendidikan, mutu penelitian dan mutu pengabdian kepada masyarakat. Dengan mengacu kepada visi dan misi STMIK IBBI, Sistem Penjaminan Mutu Akademik tersebut mencakup:

  1. Standar akademik, merupakan acuan dalam melaksanakan kegiatan akademis, meliputi kesesuaian tingkat mutu kuliah dengan tujuannya, keterbaruan kurikulum, serta sejauh mana pencapaian tujuan kurikulum.
  2. Mutu pembelajaran, meliputi mutu dan motivasi dosen, daya tarik dan relevansi mata kuliah, keefektifan metode pembelajaran, manajemen perkuliahan, tanggapan mahasiswa, kemampuan mata kuliah mengembangkan pengetahuan mahasiswa, pemahaman atau kompetensi yang diperlukan untuk tingkatan yang dibutuhkan.
  3. Mutu dukungan pelayanan kepada mahasiswa dan dosen oleh unit layanan akademik dan oleh prasarana administrasi.
  4. Tingkat pencapaian mahasiswa, meliputi hasil penilaian formal, tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kemajuan studi, dan tingkat pencapaian lulusan (alumni) dalam memperoleh pekerjaan beserta penghargaannya.
  5. Mutu penelitian, meliputi mutu proses dan produk penelitian.
  6. Tingkat kepuasan pelanggan.

Selanjutnya pelaksanakan SPM-PT di bidang akademik dikembangkan ke bidang yang lebih luas, yakni keuangan, sumberdaya manusia dan berlanjut secara terus menerus. Tujuan akhir SPMI STMIK IBBI terlaksana di seluruh bidang yang terkait dengan pengelolaan STMIK IBBI secara keseluruhan. Pelaksanaan SPMI STMIK IBBI tidak berdasarkan atas pola baku namun dilaksanakan pengembangan secara berkelanjutan (continue improvement).

MODEL DASAR SISTEM PENJAMINAN MUTU STMIK IBBI

Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi merupakan konsep multi stakeholders sebagaimana terlihat sebagai berikut:


Keterkaitan SPM-PT dengan Sistem lain

Sistem penjaminan mutu STMIK IBBI dilakukan atas dasar penjaminan mutu internal, penjaminan mutu eksternal, dan perijinan penyelenggaraan program. Penjelasan ketiga unsur tersebut sebagai berikut:

  1. Penjaminan Mutu Internal, Penjaminan mutu internal adalah penjaminan mutu yang dilakukan oleh STMIK IBBI. Parameter dan metoda mengukur hasil ditetapkan oleh STMIK IBBI sesuai visi, misi dan sasaran STMIK IBBI. Dengan menjalankan penjaminan mutu internal, maka STMIK IBBI melakukan evaluasi internal disebut evaluasi diri secara berkala. Evaluasi diri dimaksudkan untuk mengupayakan peningkatan kualitas berkelanjutan. Penjaminan mutu internal STMIK IBBI selanjutnya disebut UJM STMIK IBBI (Unit Jaminan Mutu STMIK IBBI).
  2. Penjaminan Mutu Eksternal, Penjaminan mutu eksternal adalah penjaminan mutu yang dilakukan oleh badan akreditasi seperti BAN-PT. Parameter dan metoda mengukur hasil ditetapkan oleh lembaga akreditasi. Lembaga akreditasi mewakili masyarakat sehingga sifatnya mandiri. Akreditasi oleh lembaga akreditasi dimaksudkan untuk melakukan evaluasi eksternal untuk menilai kelayakan program pendidikan tinggi. Selain menilai kelayakan program, akreditasi juga dimaksudkan untuk pemberian saran peningkatan dalam mengupayakan peningkatan kualitas berkelanjutan. Penjaminan mutu eksternal selanjutnya disebut akreditasi.
  3. Perijinan Penyelenggaraan Program, Perijinan penyelenggaraan program diberikan oleh Ditjen Dikti. Tata cara dan parameter yang digunakan ditetapkan oleh Ditjen Dikti sesuai ketentuan yang ada.

Pelaksanaan penjaminan mutu (quality assurance) di STMIK IBBI berpedoman pada model dasar manajemen kendali mutu PDCA (Plan, Do, Check, Action) untuk menghasilkan pengembangan berkelanjutan (continuous improvement) atau kaizen mutu STMIK IBBI.

MEKANISME SISTEM PENJAMINAN MUTU STMIK IBBI


Sistem Penjaminan Mutu Internal STMIK IBBI dilaksanakan dengan pendekatan PDCA (Plan-Do-Check-Action atau rencanakan, laksanakan, cek dan tindakan Perbaikan). Pendekatan ini populer disebut sebagai siklus penjaminan mutu. Gambar berikut memperlihatkan siklus penjaminan mutu STMIK IBBI berdasarkan pendekatan PDCA.



Siklus Manajemen SPMI STMIK IBBI


Satu Siklus kegiatan penjaminan mutu di STMIK IBBI terdiri atas 6 (enam) komponen dengan detail penjelasan berikut ini:

  1. Standar SPMI,    digunakan sebagai pedoman pencapaian sasaran mutu yang dilengkapi dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Formulir (Borang) SPMI.
  2. Pelaksanaan,  merupakan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dengan mengacu pada Standar SPMI, Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Formulir (Borang) SPMI yang telah ditetapkan.
  3. Monitoring, merupakan pengawasan dan pemantauan pelaksanaan SPMI, yang dilakukan oleh unit kerja setingkat di atasnya, dengan tujuan agar pelaksanaan SPMI tidak menyimpang dengan Standar SPMI yang telah ditetapkan. Monitoring dilakukan secara paralel, atau bersamaan dengan pelaksanaan Standar SPMI.
  4. Evaluasi, merupakan kegiatan penilaian hasil pelaksanaan atau implementasi SPMI yang dilaksanakan oleh masing-masing unit kerja sendiri, untuk mengukur ketercapaian dan kesesuaian hasil pelaksanaan dengan standar mutu yang telah ditetapkan.
  5. Audit Internal, merupakan kegiatan pemeriksaan di seluruh tingkatan unit kerja untuk verifikasi kesesuaian hasil evaluasi dengan pelaksanaan SPMI, yang dilakukan setiap akhir tahun akademik dan atau atas permintaan pimpinan STMIK IBBI dan atau pimpinan unit kerja oleh auditor internal UJM yang telah mendapat pelatihan khusus tentang audit SPMI yang dibentuk secara independen (Auditor untuk suatu unit kerja memverifikasi unit kerja lain). Hasil temuan dan rekomendasi Tim Audit Internal dilaporkan kepada pimpinan unit terkait dan Ketua STMIK IBBI  untuk kemudian dikaji ulang.
  6. Kaji Ulang,  merupakan kegiatan analisis terhadap temuan dan rekomendasi audit internal, yang hasilnya merupakan dasar tindakan koreksi untuk perbaikan dan atau peningkatan standar pada siklus berikutnya, dalam upaya peningkatan mutu berkelanjutan (Continuous Quality Improvement).

Bila dalam satu siklus standar yang ditentukan sebelumnya belum tercapai, maka siklus selanjutnya tetap mengacu pada standar sebelumnya. Bila standar yang ditetapkan telah tercapai, maka dirumuskan kembali standar mutu baru yang lebih tinggi, melalui benchmarking. Hasil temuan dan rekomendasi Tim Audit Internal dilaporkan kepada pimpinan unit terkait dan Ketua STMIK IBBI  untuk kemudian dikaji ulang.

 

 

KEMENTRIAN
PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

DIREKTORAT
JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI

 


BADAN AKREDITASI NASIONAL
PERGURUAN TINGGI

 

TAUTAN TERKAIT

Direktorat Jenderal
Pendidikan Tinggi

 


Unit Jaminan Mutu STMIK IBBI | Yeni Risyani, S.T., M.Kom.


LOKASI KAMPUS

KAMPUS DIAMOND
Jl. Sei Deli No.18 Medan – 20114
Telp : (061) 4567-111 (Hunting)
Fax  : (061) 4527-548 
            

KAMPUS EMERALD
Jl. Jenderal Gatot Subroto No.130 Medan
Telp : (061) 4519-400, 4519-070

WEBSITE  LINK

+ Home
+ Profil
+ Layanan
+ Kontak
+ Komplain
+ Peta Situs

WEBSITE
Http://ujm.stmikibbi.ac.id
 
EMAIL
ujm@stmikibbi.ac.id